Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering Secara Alami

Jenis kulit wajah kering adalah jenis kulit yang terjadi karena kelenjar minyak yang tidak bisa memproduksi minyak untuk membantu menjaga kelembapan kulit. Kulit kering ini bisa disebabkan karena faktor genetic, usia, dan juga iklim. Iklim bisa mempengaruhi kurangnya produksi minyak dan menyebabkan kulit menjadi kering. Gejala yang ditunjukkan dari kulit wajah yang kering adalah bersisik dan juga menyerpih.

merawat kulit kering

Cara mengatasi kulit wajah kering dengan alami bisa dengan menggunakan moisturizer. Fungsi dari moisturizer ini adalah untuk membantu melembabkan, karena bisa mengikat air. Dan lebih baik gunakan moisturizer yang berbentuk krim jangan yang berbentuk lotion.

Salah satu cara mengatasi kulit wajah kering secara alami adalah dengan menggunakan minyak zaitun. Minyak zaitun merupakan minyak alami yang mempunyai khasiat untuk melembabkan kulit wajah yang kering dan bisa sekaligus untuk membanut menyegarkan dan menghaluskan kulit wajah. Minyak zaitun ini merupakan pelembab alami yang baik yang bisa membantu mencegah terjadinya kekeringan pada kulit wajah dan tubuh Anda. Minyak zaitun juga bisa membantu untuk melepaskan lapisan sel-sel kulit yang mati.

Cara penggunaan minyak zaitun sebagai cara mengatasi kulit wajah kering adalah dengan menyiapkan minyak zaitun secukupnya salja, kemudian dicampur dengan sebutir kuning telur yang sudah dikocok terlebih dahulu dan dicampur dengan  beberapa tetes air jeruk lemon. Kemudian berihkanlah kulit wajah, dan oleskanlah masker pada wajah dan leher jangan terkena mata. Diamkan selama beberapa menit hingga kering, kemudian bersihkan wajah dengan air dingin.

Cara mengatasi kulit wajah kering secara alami dengan menggunakan bahan alami lainnya adalah dengan menggunakan buah alpukat. Siapkan ½ alpukat, kemudian haluskanlah kurang lebih ½ buah alupkay matang dan dicampurkan dengan air panas, setelah hangat kemudian oleskanlah larutan alpukat ke wajah anda dengan merata. Diamkanlah kurang lebih selama 20 menit, kemudian bersihkan wajah dengan menggunakan air hangat. Lakukanlah hal ini dengan rutin, dan kulit wajah akan terlihat lebih kenyal dan tidak terlihat kering lagi.

Mencegah Kulit Kering

Kulit kering yang mengakibatkan kulit tampak kering, bersisik, pecah-pecah, menyerupai gambaran porselain yang pecah-pecah. Kulit mengalami radang, gatal, dan kadang berdarah. Kulit kering juga mengakibatkan frustasi, mengakibatkan perubahan warna pada kulit. Selain ini mengakibatkan kulit menjadi kemerahan, kering, bersisik tebal seperti susunan atap genteng yang berwarna keputihan. Pada kasus yang parah, kulit menjadi pecah-pecah, terjadi perdarahan dan terdapat nanah.

Sebaiknya penderita berkonsultasi dengan dokter, jika mendapatkan penyakit yang menyebabkan kulit kering atau mengalami kulit kering yang tidak sembuh meskipun sudah mengubah gaya hidup.

Ada beberapa cara dalam mencegah kulit kering, diantaranya adalah :

1. Memberikan pelembab bagi kulit untuk mempertahankan agar air tetap berada di kulit terutama setelah mandi dan sewaktu-waktu bila perlu. Jika kulit terlalu kering dapat digunakan minyak baby (baby oil). Saat ini sudah tersedia kosmetik yang mengandung pelembab untuk dapat mempertahanlan kelembaban kulit.

2. Saat mandi gunakan air suhu kamar, jangan air panas, air yang hangat kuku masih diperbolehkan dan hindari mandi dalam waktu yang lama. Sebaiknya waktu mandi sekitar 15 menit, jangan terlalu lama.

3. Hindari penggunaan sabun yang dapat mengakibatkan kulit kering seperti sabun yang mengandung antiseptik. Jika kulit Anda termasuk jenis kulit kering, gunakan sabun yangg mengandung pelembab dan minyak, sehingga kulit tetap lembut. Jangan membilas sabun berpelembab tersebut dengan terlalu banyak hingga kulit terasa kesat. Kulit yang lembab akan terasa lembut, licin dan nyaman setelah dibersihkan dengan sabun tersebut, tidak kering dan tegang.

4. Berikan segera pelembab padakulit setelah mandi. Jika menggunakan sabun yang mengandung pelembab, hal ini dapat membantu mempertahankan air di permukaan kulit Anda.

5. Pilih bahan yang cocok dengan jenis kulit Anda, bahan alami seperti sutra dan kapas dapat memberikan kenyamanan kulit. Bahan wool pada kulit tertentu dapat menjadikan iritasi. Jika kulit Anda tipe kering, saat mencuci pakaian, hindari penggunaan pewangi atau pewarna. Zat tersebut dapat mengakibatkan iritasi pada kulit.

Jika terdapat gatal pada kulit yang kering, berikan kompreas air dingin. Jika setelah diberikan kompres ait dingin gejala tidak berkurang, segera konsultasikan dengan dokter.

Pengobatan Kulit Kering

Kulit kering menimbulkan berbagai keluhan yang bisa menurunkan kualitas hidup seseorang. Sebagian besar kasus kulit kering tidak terlalu mengganggu sehingga jarang membuat penderita kulit kering ke dokter. Meskipun demikian jika ada beberapa hal ditemui, sebaiknya segera diberikan pengobatan.

- Tidak terjadi perbaikan meskipun sudah dilakukan tindakan perawatan kulit dengan memakai pelembab.
- Kulit kering disertai dengan kemerahan
- Kulit kering dan gatal, sehingga mengganggu kualitas tidur.
- Terdapat luka terbuka atau infeksi akibat terlalu sering digaruk.
- Daerah yang mengalami scaling atau peeling sanga luas.

Kulit kering tidak bisa disepelekan begitu saja. Pada beberapa orang, kulit kering dapat mengakibatkan eksema yaitu peradangan kronik kulit yang kering dan gatal. Bisa beruap Folikulitis (radang kantung rambut), ataupun Selulitis (infeksi jaringan di bawah kulit). Komplikasi infeksi tersebut terjadi jika fungsi perlindungan di dalam kulit menjadi sangat terbatas. Contohnya kulit yang kering di daerah kaki, kulit menjadi pecah-pecah, sehingga menjadi terbuka. Kondisi ini mengakibatkan bakteri dapat masuk ke dalam kulit, hingga mengakibatkan infeksi.

Beberapa penyakit dapat mengakibatkan kulit kering. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi kesehatan tubuh Anda. Selain itu dokter akan menanyakan kebiasaan mandi, penggunaan pelembab, diet dan perawatan kulit yang Anda lakukan.

Pengobatan untuk kulit kering

Sebagian besar kasus kulit kering akan hilang dengan sendirinya, namun, jika penyebab kulit kering adalah penyakit, harus dilakukan pengobatan kulit kering yang disebabkan pada penyakit tersebut agar dapat diatasi dengan baik.

Disarankan menggunakan pelembab dan hindari mandi dengan cara berendam dalam waktu lama. Jika seseorang memiliki kulit yang sangat kering dan bersisik, pelembab krim yang dijual bebas yang mengandung asam laktat dan urea dapat membantu mengatasi masalah kulit kering.

Terkadang kulit yang kering dapat mengakibatkan dermatitis dimana kulit menjadi kemerahan. Pada kondisi ini diperlukan obat krim anti radang golongan streoid. Jika kulit menjadi pecah dan terbuka, dokter memberikan salep antibiotik untuk pencegahan infeksi.

Kulit kering memang sebagian besar disebabkan oleh kebiasaan hidup yang kurang sehat untuk kulit, namun perlu diperhatikan bahwa ada penyakit tertentu yang dapat mengakibatkan kulit menjadi kering. Penyakit tersebut diantaranya :

- Kekurangan hormon tiroid

Kekurangan hormon tiroid dapat mengakibatkan produksi cairan yang berperan untuk mempertahankan kelembaban kulit berkurang.

- Keratosis pilaris

Keratosis pilaris mengakibatkan munculnya benjolan seperti jerawat, mirip gambaran ayam yang dicabuti bulunya atau seperti amplas. Biasanya tampak pada lengan atas, kaki atau bokong. Pada umumnya tidak mengakibatkan nyeri atau gatal. Biasanya penonjolan tersebut tidak berwarna, namun mungkin saja terjadi peradangan sehingga menjadi kemerahan dan muncul nyeri.

- Ichthysis vulgaris

Ichthysis vulgaris. Penyakit ini kadnag disebut dengan baik dan malah berkumpul menjadi tebal, kering dan bersisik. Sisiknya kecil dan warnanya berkisar antara putih hingga cokelat. Penyakit ini dapat mengakibatkan mengelupasnnya kulit di bagian kepala, kulit pecah-pecah pada bagian tangan dan kaki, disertai rasa nyeri.

Penyebab Kulit Kering

Pada umumnya kulit kering tidak menimbulkan masalah serius, tetapi dapat mempengaruhi kualitas hidup, rasa tidak nyaman, estetik kulit yang buruk karena berkerut, dan merusak mood.

Bukan rahasia lagi, kulit merupkana kecantikan. Wajarlah, banyak perempuan rela menghabiskan waktu dan uang untuk melakukan perawatan kulit. Siapa sih yang tidak ingin berkulit putih, mulus dan kencang? Sayangnya mendapatkan kulit impian itu tidaklah mudah, ada saja masalah yang timbul, salah satunya kulit kering. Kulit kering sering dialami. Sebagian besar dipengaruhi oleh faktor cuaca, kebiasaan hidup, dan ada pula yang disebabkan oleh penyakit tertentu.

Ciri dari kulit kering adalah kulit terasa kaku/tegang seperti tertarik setelah mandi, berendam, atau berenang. Kulit kering juga terlihat mengkerut dan dehidrasi. Pada kulit kering, kulit akan terasa gatal dan seringkali rasa gatal tersebut bertambah setelah garukan yang berulang, kulit terlihat pecah-pecah, bersisik (scaling) atau mengelupas (peeling). Pecahan kulit mungkin saja mengakibatkan perdarahan ringan.

Penyebab dari kulit kering

Ada beberapa hal yang menyebabkan kulit menjadi kering. Sebagian besar penyebab kulit kering adalah faktor lingkungan, misalnya :

- Cuaca. Pada umumnya kulit kering pada saat musim dingin, saa suhu dan kelembaban sangat rendah.

- Air Conditioner. Pemanas ruangan, dapat menurunkan kelembaban dan mengakibatkan kulit kering.

- Mandi dengan shower atau air panas terlalu sering dapat menghancurkan lapisan lemak permukaan kulit yang merupakan pelembab alami kulit. Selain itu terlalu sering berenang di kolam renang yang mengandung klorin juga dapat membuat kulit kering.

- Sabun dan deodorant mengakibatkan kehilangan lapisan lemak dan air dari kulit. Demikian pula dengan detergent dan sabun anti bakteri/antiseptik. Sedapat mungkin hindari penggunaan sabun seperti itu, pilih sabun yang mengandung bahan pelembab.

- Paparan sinar matahari juga dapat membuat kulit mengering.

- Dermatitis apotik. Penderita yang mengalami hal ini, kulitnya menjadi sensitif dan kering. Sehingga penderita merasa kulit kering dan gatal berlebihan. Daerah yang sering terkena wajah, sisi leher, lipatan siku, pergelangan tangan, lutut dan pergelangan kaki.

- Psoriasis. Kondisi kulit ini ditandai dengan pertumbuhan kulit kemerahan yang kasar, kering dan sisik tebal berlapis-lapis.

- Gangguan kelenjar tiroid. Akibat terlalu rendahnya kadar hormon tiroid, maka aktivitas kelenjar keringat dan kelenjar minyak kulit menurun. Kulit jadi kasar dan kering.

Setiap orang dapat mengalami kulit kering, hanya saja ada beberapa faktor risiko pada orang tertentu, misalnya usia lanjut, karena jumlah kelenjar minyak yang berfungsi untuk melembabkan kulit sudah berkurang mengikuti proses penuaan kulit. Pada bayi kelenjar minyaknya justru belum berkembang sempurna juga dapat mengakibatkan hal ini. Orang yang kecenderungan asma alergi juga cenderung memiliki kulit kering. Demikian juga pada orang yang sering mandi atau berendam dalam waktu lama. Terlalu sering melakukan luluran/peeling/scrubing juga mengakibatkan risiko kulit kering.

Kulit Kering dan Perawatannya

Tubuh kita terdiri untuk ± 64% dari air. Oleh karena itu, dapatlah dimengerti betapa pentingnya fungsi kulit yang sehat sebagai pelindung untuk menghindari kehilangan cairan tersebut. Untuk tujuan in dalam kulit terdapat unsur-unsur yang bedaya mengikat air dan mencegah penguapan cairan yakni urea, natriukklorida dan asam-asam amino. Terutama kulit ari berperan penting dalam pelindungan ini, khususnya bagi keseimbangan antara cairan dan lemak yang pada kulit kering terganggu. Keadaan ini timbul pada misalnya eksim alergis dan eksim atopis.

Kulit yang kering sering kali mengakibatkan gatal-gatal terutama pada lansia. Sebabnya adalah berkurangnya cairan dalam kulit yang menyebabkan perasaan kering dan kaku pada kulit yang terlihat agak keriput. Kulit arinya menipis dan kurang dapat menahan cairan, juga mudah sekali lecet bila terbentur sesuatu. Penyebab lain adalah penyakit gula, penderitanya kerap kali memiliki kulit kering akibat kehilangan protein tubuh. Juga sinar matahari mengakibatkan pengerasan dari kulit ari akibat perubahan-perubahan kimiawi.

Perawatan kulit kering

Perawatan kulit kering pada hakikatnya tidak mudah diatasi karena cairan harus dimasukkan dari bagian dalam dari kulit dan tidak dapat mempenetrasi dari luar. Oleh karena itu, krem dengan naman yang muluk-muluk dan harga yang cukup tinggi dalam praktik ternyata sangat mengecewakan.

Kulit kering dengan keluhan gatal-gatal pada lansia ditanggulangi efektif dengan mengolesi kulti secara teratur dengan suatu krem pelembap. Misalnya Lubriderm dan Eucerin atau krem sederhana tanpa merek (krem Lanette dari apotik)sama efektifnya dengan krem bermerk yang mahal. Ataupun bila tidak tersedia dan lebih murah lagi adalah menggunakan minyak kembang matahari, minyak jagung dan jenis minyak yang sering digunakan untuk membantu mengatasi kulit kering.

Jenis minyak seperti minyak jagung, minyak kembang matahari setelah digosokkan pada kulit kering berguna untuk menghindari keluarnya lebih banyak lembap. Kulit dirasakan menjadi lebih lentur sehingga psikologis menghasilkan perasaan nyaman.

Sabun untuk manfi sebaiknya digunakan sabun dengan lemak berlebihan (Oilum soap) atau sabun bayi dan janganlah digunakan terlampau banyak atau terlalu sering. Untuk bayi dengan kulit kering dianjurkan untuk membubuhkan sedikit minyak kedelai pada air mandinya untuk membuat kulitnya lemas.

Hidratansia. Ternyata bahwa krem yang mengandung suatu zat yang bersifat menarik air seperti gliserin propilengkol atau urea, berguna untuk mempertahankan cairan dalam lapisan kulit. Krem dengan 10% urea tersedia sebagai obat bebas. Krem ini pada permulaan digosokkan 2-3 kali sehari pada kulit kering, kemudian setelah kulit menjadi lemas dan lenutr 1 kali sehari. Jangan digunakan sekitar mata kaerna bersifat merangsang.

Cara Mengatasi Kulit Kering

Sama dengan kulit berminyak, kulit kering terjadi jika keseimbangan kadar minyak terganggu. Perbedaannya adalah jika pada kulit berminyak terjadi kelebihan minyak, padakulti kering sangat sedikit, sehingga mudah terjadi penuaan dini yang ditandai keriput dan kulit terlihat lelah. Karena itu kulit kering memerlukan perawatan yang bersifat pemberian nutrisi agar kadar minyak tetap seimbang dan kulit selalu terjaga kelembapannya. Kulit kering yang tidak dirawat akan terlihat kasar.

Salah satu keuntungan kulit kering adalah riasan dapat lebih awet, karena kadar sebum dalam lapisan dermis tidak berlebihan hingga melarutkan riasan. Ciri ciri kulit wajah kering :

- Kulit halus tetapi dengan mudah menjadi kasar dan telrihat kusam

- Tidak terlihat minyak berlebihan di daerah T (dahi, hidung dan dagu)

- Kulit mudah timbul kerutan

- Mudah timbul noda hitam

- Mudah berisisk

- Riasan yang dikenakan tidak mudah luntur

Sebum berfungsi sebagai pertahanan terhadap musuh utama kecantikan wanita yang berupa penuaan dini. Karena kadar sebum dalam kulit kering sanggat sedikit, penuaan dini akan mudah terjadi. Biasanya penuaan dini ditandai dengan kulit terlihat lelah, kering, bersisik, kasar dan disertai munculnya keriput dan noda hitam atau flek.

Tips menjaga kelembaban kulit :

- Menghindari bahan yang dapat mengurangi kelembaban kulit, misalnya sabun dengan pH tidak seimbang (pH yang sesuai jenis kulit manusia adalah 4-6) atau lakohol yang terlalu pekat (biasanya terdapat dalam penyegar/astrigent).

- Mengurangi pemakaian air panas untuk mandi (suhu di atas 34◦C), sebaiknya segera mengenakan pemlembab sehabis mandi dengan air panas

- Banyak minum air putih (minimal 8 gelas per hari)

- Selalu mengenakan pelembab sesuai jenis kulit. Aka lebih baik (jika pemebab tersebut mengandung tabir surya)

Merawat Kulit Kering

Ciri ciri kulit kering adalah permukaan kulit yang terasa kasar, tipis dan terasa tegang. Cenderung bersisik, terutama di daerah alis. Sering terasa gatal cenderung timbul keriput-keriput halus sebelumnya waktunya. Elastisitas kulit kurang dan sering bersifat sensitif. Sifat ini terbentuk akibat kurangnya sekresi kelenjar minyak dan sekresi kelenjar keringat. Dapat juga terjadi oleh penggunaan sabun berdeterjen tinggi maupun kosmetik berkadar alkohol tinggi, sering terkena sorotan sinar matahari langsung, memiliki kebiasaan merokok, sering berada dalam ruangan ber AC atau berheeater secara terus-menerus dalam waktu lama, kekurangan vitamin C dan kurang banyak minum air dalam dietnya.

Bertambahnya usia, sering berada di ruangan ber AC serta banyak bekerja di lapangan merupakan beberapa contoh penyebab kulit kering dan kusam. Tidak ada cara untuk menghindarinya, tetapi ada beberapa cara untuk mencegah dan mengatasinya. Cara-caranya antara lain, menggunakan pelembap kulit yang sesuai dengan jenis kulit kering dan kusam, menggunakan sabun dengan mosturizer tinggi untuk menjaga kelembapan kulit, memperbanyak konsumsi vitamin E dan memperbanyak asupan makanan yang kaya zat antioksidan.

1. Dengan menggunakan masker dari buah apel

- Iris tipis buah apel secukupnya
- Gosokkan airnya pada kulit wajah dan biarkan sampai mengering
- Setelah itu basuh dengan air dingin

2. Merawat kulit kering dengan menggunakan masker buah alpukat

Untuk mengatasi dan merawat kulit kering, gunakan buah alpukat. Dengan cara mengambil daging buah alpukat, lalu haluskan sampai seperti bubur. Gunakan untuk masker dengan cara memoles muka yang kering. Setelah lapisan masker alpukat tersebut mengering, basuh muka dengan air.

3. Merawat kulit kering dengan menggunakan tabir surya

Tabir surya selain dapt menjaga kulit dari terpaan sinar matahari, juga dapat merawat dan mengatasi kulit kering. Penggunaan tabir surya akan lebih efektif digunakan pada pagi dan malam hari. Agar kulit selalu terawat dan mencegah dari kulit kering.

4. Banyak minum air putih

Kulit tubuh yang mudah mengalami kekeringan seperti wajah, tangan dan kulit kaki. Satu hal penyebab kulit kering adalah tubuh kekurangan cairan, maka konsumsi air putih dapat membantu kulit tetap lembab. Disarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas atau setar dengan 2 liter per hari atau lebih sesuai dengan kebutuhan tubuh dengan menyeimbangkan sumber vitamin lainnya agar kulit tetap terlihat sehat.

Kulit Kering

Kulit kering merupakan akibat dari hilangnya minyak alami dan kelembapan kulit. Kulit menjadi kasar, kusam, bersisik, terkelupas atau pecah-pecah. Kulit yang kering pada usia setengah baya merupakan hal biasa, tetapi hal ini banyak juga terjadi pada usia muda. Jika tidk mendapatkan perawatan dapat mempercepat proses penuaan dini.

Kulit kering terjadi jika keseimbangan kadar minyaknya terganggu, sama seperti kulit berminyak. Perbedaan adalah kulit berminyak terjadi akibat kelebihan minyak, sedangkan kulit kering terjadi akibat kekurangan minyak. Kandungan lemak atau sebum pada kulit kering sangat sedikit sehingga mudah terjadi penuaan dini.

Penuaan dini ditandai dengan kulit kering, bersisik, kasar dan disertai munculnya keriput dan noda hitam atau flek. Karena itu, kulit kering memerlukan perawatan yang bersifat pemberian nutrisi agar kadar minykanya tetap seimbbang dan kelembaan tetap terjaga.

Sebagian besar perempuan yang tinggal di daerah tropis memiliki jenis kulit kombinai yaitu kulit kering berminyak atau normal berminyak. Kulit kombinasi terjadi jika kadar minyak pada wajah tidak merata. Di bagian tertentu kelenjar keringat sangat aktif, sedangkan di bagian lain tidak. Karena itu, perawatan kulit kombinasi memerlukan perhatian khusus atau diperlukan bantuan dokter akulit atau dermatologis.

Kulit kering masalah yang lebih sering muncul pada kulit yang menua, khususnya setelah menopause karena produksi kelenjar sebasea menurun dan kulit kehilangan kemampuan alaminya untuk mempertahankan kelembapan. Kecenderungan kulit menjadi kering adalah faktor keturunan, meskipun mesin pemanas, pendingin ruangan dan kelembapan udara menjadi penyebab penyerta lainnya. Sinar UV juga mengganggu daya ikat dalam sel, melepaskan jaringan sel yang kuat di epidermis, sehingga kelembapan mudah hilang. Akibatnya, permukaan kulit menjadi bersisik dan garis kerutan tampak jelas.

Dermatolog menekankan bahwa sangat penting untuk menjaga kulit yang keringa agar cukup lembap sehingga tidak membuatnya menjadi sensitif. Kulit yang sangat kering dapat menjadi pertanda awal eksim atopik. Pengelupasan lembut seperti produk AHA dapat dipakai untuk membantu permukaan kulit tetap halus dan agar pelembab mudah diserap. Krim tidak harus megandung minyak untuk dapat bekerja dengan baik. pilihlah krim dengan tekstur yang nyaman di kulit. Klinik kulit sering menggunakan Lanolin sebagai bahan tetapi untuk kulit kering yag sudah kronis. Pelembap semprot juga digunakan untuk mencegah kulit menjadi kering dan gatal.